Optimasi Desain & Engineering

Part Sulit Dibuat, Cepat Aus, atau Terlalu Mahal? Kami perbaiki dari desainnya.

STP meninjau geometri, toleransi, material, urutan proses, cara assembly dan metode inspeksi agar desain bukan hanya bagus di CAD, tetapi benar-benar masuk akal untuk diproduksi dan digunakan di lapangan.

Review ManufakturReverse EngineeringPrototype & Trial
CNC Milling Litz DV-1000 di workshop STPMesin CNC Litz DV-1000
CMM manual di area QC STPRuang QC
Laser marking di area quality STPLaser Marking
ISO 9001:2015Sistem mutu manufaktur STP
Engineering + workshopDesain ditinjau dari kondisi proses nyata
CMM & alat ukurDimensi kritikal dapat diverifikasi
Prototype & trialPerubahan dapat diuji sebelum repeat order
Kapan Layanan Ini Diperlukan

Optimasi Dimulai dari Masalah yang Benar-benar Terjadi di Lapangan.

Kami tidak mengubah desain hanya agar terlihat berbeda. Fokusnya adalah fungsi, reliabilitas, kemudahan produksi, assembly, inspeksi dan biaya total.

01 / RELIABILITY

Komponen Aus atau Rusak Berulang

Kami tinjau area beban, konsentrasi tegangan, material, radius, ketebalan, heat treatment atau kondisi kontak yang berpotensi mempercepat kerusakan.

02 / COST

Biaya Produksi terasa Terlalu Tinggi

Toleransi yang terlalu ketat, terlalu banyak setup, material sulit didapat, atau fitur yang susah dijangkau tool dapat membuat biaya naik tanpa menambah fungsi.

03 / REPEAT ORDER

Desain akan Diproduksi Berulang

Desain yang berhasil pada prototipe belum tentu efisien untuk repeat order. Sebelum quantity naik, DFM/DFA perlu ditinjau agar proses lebih stabil dan konsisten.

Ruang Lingkup Review

Yang kami tinjau sebelum mengubah desain.

Review disesuaikan dengan fungsi part dan proses yang tersedia. Tidak semua komponen perlu diubah total; sering kali cukup memperbaiki beberapa fitur kritikal.

  • Geometri & Akses Tool — radius internal, pocket, undercut, area tapping, datum dan fitur yang sulit dikerjakan.
  • Toleransi & Fit — membedakan toleransi fungsional, area mating, sliding, clearance dan toleransi yang tidak perlu terlalu ketat.
  • Material — mempertimbangkan beban, wear, korosi, ketersediaan material dan kemudahan machining.
  • Jumlah Setup & Proses — menyederhanakan orientasi machining dan urutan proses agar risiko error turun.
  • Assembly & Maintenance — akses baut, locator, lifting, bongkar-pasang dan kemudahan penggantian part.
  • Standardisasi — mengganti part khusus dengan komponen standar bila fungsi dan reliability tetap terpenuhi.
Cara Kerja

Data Lapangan → Konsep → Drawing → Prototype.

Semakin lengkap data kondisi pemakaian, semakin tepat keputusan desain yang bisa dibuat.

Contoh: Optimasi orientasi fixture untuk proses tapping horizontal pada area pocket yang terbatas.
01

Kirim Drawing, Foto atau Sample Part

Sertakan fungsi, beban, kecepatan, suhu, pola kerusakan, quantity, target lifetime dan problem aktual. Bila belum ada drawing, pekerjaan dapat dimulai dari reverse engineering.

Technical screening: hari kerja yang sama / berikutnya
02

Analisis & Usulan Awal

Kami identifikasi area yang berpotensi diperbaiki lalu menyampaikan opsi perubahan beserta alasan teknis dan dampak manufakturnya.

Indikatif: 2–4 hari kerja, tergantung kompleksitas
03

Desain Ulang & Review Teknis

Model 3D dan drawing diperbarui. Untuk kasus yang membutuhkan validasi kekuatan, analisis struktural dengan SOLIDWORKS Simulation dapat digunakan sesuai scope.

Indikatif: 3–7 hari kerja setelah data lengkap
04

Prototype, Machining & Trial

Prototype dibuat untuk memeriksa manufacturability, fit-up, assembly dan fungsi. Perubahan dikoreksi lagi bila ditemukan isu pada trial.

Umumnya 2–4 minggu, mengikuti material & proses
05

Finalisasi Dokumen

Drawing final, model 3D, catatan revisi, material dan informasi teknis diserahkan sesuai scope yang disepakati.

Checkpoint: approval final sebelum repeat production
Konteks Engineering STP

Contoh Jenis Masalah Desain yang Pernah Kami Bahas.

Bagian ini menampilkan konteks pekerjaan yang relevan, bukan klaim angka penghematan yang belum dibuktikan dengan data lapangan.

Jig & Fixture

Swing Arm — Horizontal Tapping

Optimasi difokuskan pada orientasi benda, akses tool di pocket sempit, locator-clamp dan repeatability untuk drilling Ø6.8 serta tapping M8 × 1.25.

DFMFixtureTool Access
Konsep handling dan assembly Filter PET
Assembly Engineering

Filter PET — Alignment & Handling

Review menyentuh cara memasukkan komponen berat, titik lifting, alignment vertikal, fixture assembly dan urutan pemasangan agar mating part lebih terkontrol.

DFAHandlingAlignment
Konsep engineering cooling conveyor
Equipment improvement

Cooling Conveyor — dari Konsep ke Manufacturable Design

Konsep dipisahkan menjadi sistem conveyor, sistem pendingin/blower dan screw pembuang pasir agar fungsi, maintenance dan proses manufakturnya lebih jelas.

System designMaintenanceManufacturing
Visual reverse engineering shaft
Reverse Engineering

Part Tanpa Drawing — Ukur, Rekonstruksi, lalu Optimasi

Part existing diukur lebih dulu untuk membangun model dan drawing. Setelah geometri dasarnya jelas, barulah toleransi, material atau fitur proses dapat dievaluasi.

Measurement3D modelDrawing
Bukan desain di layar saja

Keputusan Desain Diverifikasi lewat Proses Nyata.

STP menghubungkan engineering dengan pengukuran, machining dan inspeksi sehingga isu manufacturability bisa ditemukan sebelum desain masuk repeat production.

CNC Milling Litz DV-1000 di workshop STP
CMM manual di area QC STP
Laser marking di area quality STP
Design for ManufacturingFitur desain dievaluasi terhadap kemampuan proses dan tool yang benar-benar tersedia.
Design for AssemblyFit-up, locator, clamp, akses fastener, urutan assembly dan handling masuk dalam review.
Inspection PlanningCritical dimension ditentukan sejak awal agar metode ukur dan acceptance criteria tidak ambigu.
Prototype Feedback LoopTemuan machining, QC dan trial menjadi input revisi sebelum drawing difinalkan.
Deliverables

Yang Anda Terima dari Pekerjaan Optimasi.

Dokumen DesainDrawing 2D, model 3D dan catatan perubahan sesuai scope.
Software EngineeringSolidWorks, AutoCAD dan Mastercam untuk kebutuhan desain/manufaktur yang relevan.
AnalisisReview DFM/DFA serta analisis struktural dengan SOLIDWORKS Simulation bila dibutuhkan dan disepakati.
PrototypeDapat diproduksi dan diuji melalui fasilitas machining/fabrikasi STP serta proses pendukung sesuai kebutuhan.
Ownership FileFile hasil pekerjaan diserahkan sesuai scope dan kesepakatan proyek.
Lead Time TipikalReview awal beberapa hari kerja; prototype umumnya 2–4 minggu tergantung kompleksitas, material dan proses.
FAQ

Pertanyaan yang Sering Diajukan.

Apakah bisa hanya konsultasi desain tanpa produksi?

Bisa. Scope dapat berhenti pada review, model 3D atau drawing. Produksi prototype dapat menjadi tahap terpisah bila diperlukan.

Kami hanya punya part fisik, tidak ada drawing. Bisa?

Bisa. Proses dimulai dari pengukuran dan reverse engineering untuk membangun model/drawing existing, kemudian baru dilakukan review optimasi.

Apakah semua part perlu simulasi?

Tidak. Simulasi dipakai ketika memang memberikan nilai tambah. Banyak isu manufacturability, fit-up dan assembly justru lebih efektif diselesaikan melalui review drawing, pengukuran dan prototype.

Bagaimana jika usulan desain ternyata tidak cocok dengan kondisi mesin kami?

Karena itu kondisi pemakaian dan interface existing perlu diberikan di awal. Setiap perubahan dibahas terlebih dahulu dan tidak dijalankan tanpa persetujuan customer.

Punya Part Bermasalah atau Desain yang Terasa Terlalu Mahal?

Kirim drawing, foto atau sample-nya. Kami mulai dari technical screening untuk melihat apakah problemnya memang ada di desain, material, proses, atau kombinasi ketiganya.