Material Masih Dipindah Manual
Operator mendorong trolley, mengangkat part, atau melakukan transfer berulang. Solusinya bisa berupa AGV, conveyor, lifter, trolley, atau kombinasi handling.
STP merancang dan membuat sistem otomasi kustom—mulai dari AGV, conveyor, material handling, special purpose machine, panel kontrol, sampai instalasi dan commissioning di lantai produksi.
Mechanical · Electrical · Control · Battery · Safety
Kami mulai dari masalah di lapangan: perpindahan material, cycle time, ergonomi, konsistensi proses, safety, atau keterbatasan mesin existing.
Operator mendorong trolley, mengangkat part, atau melakukan transfer berulang. Solusinya bisa berupa AGV, conveyor, lifter, trolley, atau kombinasi handling.
Dimensi produk, urutan proses, ruang, atau target produksi terlalu spesifik. Di sini SPM kustom lebih masuk akal daripada memaksa mesin standar.
Clamping, marking, drilling/tapping, transfer atau inspection terlalu bergantung operator. Otomasi membantu membuat sequence lebih repeatable dan mudah dikontrol.
Contoh di bawah mengikuti jenis proyek yang selama ini kita bahas dan kerjakan di STP.

Platform box/car type, wheel module, electrical system, control-navigation, battery, dan safety sesuai kebutuhan jalur serta payload.

Cooling conveyor, external conveyor, scrapper system, coolant tank, gantry, trolley dan equipment pendukung line.

Contoh: MC cooling conveyor, MC marking, riser cutting, serta pengembangan mesin tapping horizontal untuk proses spesifik.

Meningkatkan mesin existing melalui fixture, sensor, actuator, panel, interlock, sequence, dan perubahan mekanikal yang terukur.
Supaya desain tidak “bagus di CAD tetapi sulit dipasang”, engineering mempertimbangkan ruang, operator, maintenance, akses tool, routing kabel, sensor, safety dan urutan proses sejak awal.
Beberapa visual berikut berasal dari dokumentasi project dan materi engineering STP yang sudah kita susun sebelumnya.

Inspection, improvement dan penyesuaian equipment di area produksi.

Machine frame, fixture, control panel dan sequence proses.

Wiring, electrical device, pneumatic interface dan commissioning.
Untuk project seperti cooling conveyor, marking, riser cutting, atau tapping horizontal swing arm, fokus desain adalah memastikan benda kerja, fixture, tool, sensor dan sequence dapat bekerja sebagai satu sistem yang aman dan mudah dirawat.
Durasi ditentukan setelah kebutuhan, kompleksitas dan scope project jelas; tidak dipaksakan satu lead time untuk semua mesin.
Problem, layout, utility, product, safety.
Alternatif solusi, kapasitas dan estimasi.
Mechanical, electrical dan control review.
Machining, fabrication, panel dan assembly.
Function check dan koreksi sebelum kirim.
Install, setting, training dan handover.
| Mechanical | Concept design, detail design, machining, fabrication, assembly, fixture, guarding dan equipment support. |
|---|---|
| Electrical | Panel control, sensor, actuator, wiring, emergency device, terminal dan integrasi electrical sesuai scope project. |
| Control | PLC/HMI, sequence, interlock dan logic disesuaikan kebutuhan project serta standard customer. Brand ditetapkan saat design review. |
| AGV / Material Handling | Payload, wheel, battery, navigation dan safety ditentukan dari barang yang diangkut, jalur, cycle time, floor condition dan titik loading-unloading. |
| Installation | Dapat mencakup delivery, installation, setting, trial, commissioning dan training sesuai lokasi serta scope yang disepakati. |
| Garansi | Masa dan cakupan garansi mengikuti quotation/kontrak project, termasuk batas tanggung jawab untuk komponen pihak ketiga. |
| Sparepart | Part buatan STP dapat direproduksi kembali; komponen standar dipilih dengan mempertimbangkan ketersediaan dan kemudahan maintenance. |
| Lead time | Ditetapkan setelah survey, design review dan design freeze karena kompleksitas SPM/otomasi berbeda untuk setiap project. |
Bisa. Justru survey proses dilakukan untuk mengubah masalah menjadi requirement teknis. Dari sana baru ditentukan apakah solusinya AGV, conveyor, fixture, modifikasi mesin, SPM, atau kombinasi beberapa sistem.
Bisa selama kondisi mesin, kontrol dan mekanismenya memungkinkan. Kami review terlebih dahulu agar biaya modifikasi tetap masuk akal dibanding membuat mesin baru.
Tidak kami kunci di page ini. Pemilihan brand mengikuti standard customer, availability, kebutuhan fungsi, sparepart dan hasil design review project.
Project memasukkan tahap assembly, functional test/FAT dan review sebelum delivery. Untuk proses yang sangat tergantung kondisi line, final setting dilanjutkan saat commissioning di lokasi.
Bisa dijadwalkan sesuai tahapan project. Review langsung biasanya paling efektif dilakukan saat design approval, setelah assembly utama, dan ketika FAT.
Kirim foto/video area, benda kerja, target cycle time dan kendala sekarang. Dari data itu kami dapat mulai melakukan technical screening.